Postingan

PROFESIONALITAS GURU PAI TERHADAP EKSISTENSI PENDIDIKAN ISLAM DI ERA INDUSTRI 4.0

  Memahami Pengertian Profesionaitas Guru PAI   1. Pengertian Profesionalitas Guru PAI Profesionalitas berasal dari kata profesi yang berarti suatu jenis pekerjaan yang khas dan memerlukan pengetahuan tertentu. Sedangkan makna professional adalah seseorang yang memiliki seperangkat pengetahuan dan keterampilan tertentu yang khas dari profesinya. Profeionalias merupakan kepemilikan suatu keahlian di bidang tertentu yang di legalkan oleh sebuah lembaga.1 Guru merupakan salah satu komponen dalam sistem pendidikan nasional mempunyai peran utamadalam pencapaian tujuan pendidikan nasional.2 Guru adalah semua orang yang berusaha mempengaruhi, membiasakan, melatih, mengajar, mendidik, serta memberi suru tauladan dalam membentuk karakter pribadi peserta didik baik dalam bidang jasmani, rohani, kognitif, afektif, dan psikomotorik yang akan dipertanggungjawabkan kepada orang tua peserta didik, masyarakat, bangsa dan juga kepada Allah SWT.3 Pendidikan Agama Islam adalah pendidikan yang be...

TRIPUSAT PENDIDIKAN KI HADJAR DEWANTARA: PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN ERA COVID-19

  Tripusat Pendidikan   Berorientasi pada tempat terlaksananya pendidikan, Ki Hajar Dewantara menetapkan komponen-komponen lingkungan yang berperan dalam pendidikan. Dalam konsepnya terdapat 3 lingkungan, pertama keluarga, keluarga adalah pusat pendidikan yang pertama dan sangat penting, pendidiknya ialah orang tua. Kedua lingkungan sekolah, yang pendidiknya adalah guru. Ketiga, lingkungan masyarakat, di sini pemimpin pemuda dalam perkumpulan atau organisasi pemuda merupakan pamong atau panutannya. 1. Pendidikan dalam keluarga Pendidikan dalam keluarga ialah proses pembelajaran yang terjadi yang merupakan organisasi terbatas, dan mempunyai ukuran yang minimum, terutama pihak-pihak yang pada awalnya mengadakan suatu ikatan. Dengan kata lain keluarga adalah bagian dari masyarakat yang lahir dan berada di dalam lingkup masyarakat, yang nantinya berangsur-angsur akan melepaskan diri karenaakan tumbuh ke proses pendewasaan. Keluarga bisa diumpamakan ins...

PERBAIKAN SUBSTANSI DAN INOVASI PENGEMBANGAN KURIKULUM PAI DI ERA REVOLUSI 4.0

  1.   Tantangan Revolusi 4.0 Terhadap Pengembangan Kurikulum PAI Era revolusi 4.0 merupakan era yang berisi begitu banyak kemajuan di bidang teknologi, komunikasi dan informasi yang semakin cepat dan mudah dalam pengaksesannya. Era revolusi 4.0 sendiri memiliki sejarah yang panjang hingga akhirnya dapat terus mengalami kemajuan hingga saat ini. Revolusi industry sudah mulai sejak akhir abad ke-18 yang disebut revolusi industry 1.0 ditandai dengan ditemukannya alat tenun mekanis pertama tahun 1784, kemudian awal abad ke-20 disebut revolusi industry 2.0 dengan beralihnya tenaga uap ke tenaga listrik, selanjutnya awal tahun 1970 revolusi industry 3.0 dengan penggunaan elektronik dan teknologi informasi guna membantu memudahkan produksi, lalu revolusi industry 4.0 pada tahun 2011 sampai sekarang dengan banyak produk yang sudah dihasilkan dari revolusi industry 4.0 Revolusi industry sekarag memiliki pengaruh yang besar dan mempengaruhi hampir di semua bidang kehid...

Potensi Pendidikan Islam dalam Pendidikan Nasional di Pendidikan Era Revolusi 4.0

Adapun pengertian pendidikan islam oleh para pakar antara lain menurut Ahmad D. marimba mendefinisikan pendidikan adalah bimbingan atau pimpinan secara sadar oleh pendidik terhadap perkembangan jasmani dan rohani anak didik menuju terbentuknya kepribadian yang utama. Ahmad tafsir berpendapan pendidikan adalah usaha meningkatkan diri dalam segenap aspek” dari pernyataan kedua pakar tersebut dapat saya simpulkan bahwa pendidikan adalah suatu bimbingan yang dilakukan secara sadar oleh pendidik kepada peserta didik yang dilakukan melalui segala aspek pengetahuan. Didalam pendidikan islam terdapat tiga istilah yang lazim digunakan yaitu, tarbiyah, ta’lim dan ta’dib. Dalam penggunakaannya terdapat perbedaan antara ketika istilah tersebut menurut pakarnya misalnyaAhmad tafsir beliau lebih condong pada istilah tarbiyah, sementara syed naquib al-attas lebih condong dengan istilah ta’dib.berbeda halnya dengan Azumardin Azra menurut beliau pengertian pendidikan dengan seluruh totalitasnya dalam k...